0
Bagi orang yang beragama Islam tentu bersuci atau thaharah merupakan hal yang wajib yang harus dipahami oleh muslimin, mengingat  sebelum mengerjakan Ibadah, baik itu yang bersifat sunnah atau Wajib, tentu mereka harus bersuci terlebih dahulu guna menghilangkan najis besar dan najis kecil, baik itu dengan cara berwudhu, tayamum ataupun dengan mandi wajib. Namun yang akan dibahas pada kesempatan kali ini adalah pembagian air yang bisa digunakan untuk bersuci.
Air Untuk Bersuci
Adapun media yang digunakan untuk bersuci umat musimlimin umumnya dibagi menjadi dua macam yakni Air dan debu (tayamum), namun air untuk bersuci lebih utama dibandingkan dengan debu terkecuali jika sudah tidak ditemukan lagi air, maka debu bisa menjadi solusi untuk bersuci hal ini sesuai dengan Firman Allah dalam surat Al Maidah ayat 6 :

Baca Juga : Macam Macam Adaptasi Makhluk Hidup dan Contohnya 

وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ
فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ
“Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air atau berhubungan badan dengan perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan permukaan bumi yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu”. (Qs. Al Maidah: 6).

Dan sesuai dengan sabda Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam mengenai Tayamum yang datang dari sahabat Hudzaifah Ibnul Yaman rodhiyallahu ‘anhu,
الصَّعِيدُ الطَيِّبُ وضُوءُ المُسلِمِ وَإِن لَم يَجِد المَاءَ عَشرَ سِنِين
“Tanah yang suci adalah wudhunya muslim, meskipun tidak menjumpai air sepuluh tahun”.(Abu Daud 332, Turmudzi 124 dan dishahihkan al-Albani)

Jika Ditinjau dari sumbernya, Umumnya air untuk bersuci terbagi menjadi tujuh sumber yakni :
  • Air hujan
  • Air sumur
  • Air laut
  • Air sungai
  • Air salju
  • Air telaga
  • Air embun (kondensasi)
Adapun menurut hukum Islam, air bersuci dibagi menjadi beberapa macam dan untuk mengetahui lebih lanjut berikut penjelasan mengenai Macam Macam Air Untuk Bersuci (Tharah)
Macam Macam Air Untuk Bersuci

1. Air Suci Mensucikan

Air suci mensucikan merupakan salah satu air yang biasa digunakan oleh umat islam untuk berwudhu, adapun keadaan dari air suci mensucikan ini harus murni dan belum tercampur dengan air najis, contoh : Air hujan, Air sumur, Air laut, Air sungai, Air salju, Air telaga dan Air embun (kondensasi)

2. Air musyammas

Jenis Air musyammas juga termasuk dalam kategori air suci mensucikan namun makruh hukumnya jika digunakan untuk bersuci, hal ini dikarenakan Air musyammas sudah mendidih dan panas / hangat bila bersentuhan dengan kulit, contoh : air rebusan yang masih hangat.

3. Air suci, tetapi tidak mensucikan.

Jenis air yang selanjutnya adalah air suci namun tidak mensucikan, umumnya air jenis ini sudah tercampur dengan warna dan beberapa zat yang merubah warna aslinya, meskipun masih suci namun air tersebut tidak mensucikan dan tidak boleh digunakan untuk bersuci (tharah) misalnya seperti, air sirup, air teh, air kopi, air jus, dll.

4. Air Mutanajis

Air mutanajis jelas tidak boleh digunakan untuk bersuci (Thaharah) hal ini dikarenakan air mutanajis sudah tercampur dengan benda atau zat yang tergolong najis, adapun air mutanajis dikatakan najis jika air tersebut kurang dari dua kulah atau (volume air yang suci lebih sedikit dibandingkan dengan air najis/ kurang dari 60 cm3), contoh air mutanajis adalah air comberan atau istinja dengan cara mencelupkan kemaluan ke air di gayung, jelas sekali membuat air tersebut menjadi mutanajjis. 
Lihat Juga : Macam Macam Cake Termahal dan Terlezat di Dunia

Demikianlah yang bisa kami sampaikan terkait dengan pembahasan tentang Macam Macam Air Untuk Bersuci yang semoga kalian yang membacanya bisa memahami serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat

Posting Komentar

 
Top