0
Bagi umat islam tentu sudah sangat tidak asing lagi dengan istilah Zakat, ya rukun Iman ke empat ini memang wajib dilakukan oleh semua umat islam baik itu laki-laki maupun perempuan, hal ini dilakukan oleh semua umat Islam di seluruh dunia sebagai bentuk kepatuhan kepada Allah SWT, zakat juga berguna bagi sesama manusia yang membutuhkannya. Dengan zakat yang dilakukan oleh umat Islam maka hal tersebut dapat mengajarkan seseorang akan keikhlasan dan kedermawanan, sekaligus meningkatkan rasa kepedulian terhadap penderitaan fakir miskin.

Menurut para pakar fikih Islam menyatakan bahwa zakat dibagi menjadi beberapa macam yakni zatakt mal, zakat fitrah, zakat penghasilan dan jenis zakat lainnya, nah untuk mengetahui lebih lenjut mengenai macam-macam zakat berikut ulasan saya mengenai Macam Macam Zakat dalam Islam Yang Wajib Anda Ketahui.
Macam Macam Zakat Dalam Islam dan Nisabnya

1. Zakat Fitrah/Fidyah

Jenis zakat dalam Islam yang pertama adalah Zakat Fitrah atau zakat fidyah, menurut pengertiannya zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan atas diri setiap individu lelaki dan perempuan muslim yang berkemampuan dengan syarat-syarat yang ditetapkan. Adapun ketentuan dari pembayaran zakat fitrah adalah sebagai berikut
  • Pembayaran zakat fitrah ditandai dengan tenggelamnya matahari di akhir bulan Ramadhan
  • Membolehkan mendahulukan pembayaran zakat fitrah di awal bulan ramadhan
  • Wajib memberikan 2 ½ kg beras atau dengan uang yang setara dengan harga beras tersebut
  • Di serahkan ke amil masjid atau fakir miskin

2. Zakat Mal

Bebrda halnya dengan zakat fitrah, Zakat Mal lebih cenderung ke dalam zakat yang secara syariah sudah dikuasai penuh oleh pemilikinya, adapun pengertian zakat mal menurut para ahli fiqh adalah adalah zakat yang dikenakan atas harta yang dimiliki oleh individu dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan secara syarak. Adapun Syarat-syarat Kekayaan yang Wajib di Zakati (zakat mal) adalah sebagai berikut
  • Milik Penuh
  • Berkembang
  • Cukup Nishab
  • Lebih Dari Kebutuhan Pokok
  • Bebas Dari hutang
  • Berlalu Satu Tahun (Al-Haul)

3. Zakat Profesi

Jenis zakat yang selanjutnya adalah zakat profesi, menurut pengertiannya yang dimaksud dengan zakat profesi adalah zakat yang dikeluarkan dari oleh seorang karyawan atau buruh yang penghasilan profesi (karir) bila telah mencapai nisab (minimal lebih dari 1 tahun)

4. Zakat pertanian atau segala macam hasil bumi

Umat islam yang memiliki penghasilan dari Hasil bumi wajib dikeluarkan zakatnya jika sudah mencapai nishab, adapun nilai hisab dan haul dalam islam untuk zakat pertanian yaitu 5 wasaq (650 Kg). Sedangkan ketentuan dari Zakat pertanian atau segala macam hasil bumi adalah sebagai berikut
  • Pertama, jika pengairan kebun atau sawah terjadi dikarenakan oleh hujan atau mata air maka kadar zakatnya adalah 10%.
  • Kedua, jika pengairannya oleh tenaga manusia atau binatang maka kadar zakat yang harus dikeluarkan adalah 5%.

5. Zakat Uang Simpanan

Mungkin tidak banyak orang yang tahu bahwa uang simpanan juga umumnya dikenakan zakat oleh baitul mal, besarnya zakat uang simpanan ini umumnya boleh dizakati jika telah sampai nisab, adapun Besarnya nisab atau haul adalah senilai sebesar 2,5 % dari total uang simpanan

6. Zakat Emas/Perak

Jenis zakat yang terakhir adalah zakat perhiasan bisa emas dan perak, umat islam yang mempunyai perhiasan berupa emas atau perak wajib mengeluarkan zakat bila perhiasannya sudah memasuki masa nisab dan haul. Adapun nisab emas dalam islam adalah sebesar 85 gr dan nisab perak 595 gr. Sedangkan jumlahh zakat perhiasan umumnya sebesar 2.5% dari total perhiasan tersebut.

Mungkin hanya itu ulasan saya mengenai Macam Macam Zakat Dalam Islam dan Nisabnya Yang Wajib Diketahui, semoga dengan penjelasan saya diatas berguna bagi pembaca sekalian, semoga bermanfaat

Posting Komentar

 
Top